Wednesday, October 2, 2019

Kamuflase

Virus HIV pada saat akan menyerang ke dalam tubuh manusia, konon, mempunyai kemampuan berkamuflase/menyamar merubah bentuknya menjadi mirip Sel T. Sel T yang berperan sebagai antibodi, menyangka bahwa virus HIV yang sudah berkamuflase tersebut adalah kelompok mereka.

Jadi mereka membiarkan gerombolan virus HIV masuk ke dalam tubuh Manusia. Saat, virus HIV bisa membodohi dan menipu Sel T, mereka pun menghancur Sel T itu sampai habis. Maka Manusia tersebut akan menurun sistem imun dan kekebalan tubuhnya yang disebut AIDS.

Aswatama, pada saat ingin membalas dendam terhadap Pandawa di Padang Kurusetra. Aswatama Dan pasukannya menyamar sebagai prajurit Pandawa.  Pada malam hari, ia bersama Kripa dan Kertawarma menyusup ke dalam kemah pasukan Pandawa dan membunuh banyak orang.  Aswatama membunuh seluruh pasukan Panchala, Drestajumena yang membunuh Drona, Srikandi serta kelima putera Pandawa atau Pancawala (anak Pandawa dari Drupadi).

Tadi malam dan seminggu lalu kita menjadi saksi kejadian yang tidak pernah terbayangkan bisa dilakukan oleh aparat di negeri antah berantah. Yang tidak mungkin dilakukan oleh Manusia Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

Tindakan yang sangat tidak manusiawi tersebut, tidak mungkin dilakukan oleh aparat yang mempunyai semboyan "mengayomi Dan melindungi" tersebut. Apalah artinya mahasiswa, anak STM/SMA atau masyarakat sipil di depan aparat yang terlatih keras dengan disiplin tinggi dan persenjataan lengkap serta kemampuan olah kanuragan yang mumpuni. Terlalu hina, bila benar aparat melakukan perbuatan yang sangat tidak manusiawi tersebut. Tidak mungkin aparat, berani menembakan gas air Mata dan mencaci maki marinir "anti NKRI" dengan pongahnya.

Di Papua, Wamena khususnya pada saat terjadi kerusuhan dan pembantaian pendatang oleh "penduduk asli". Nyatanya, banyak pengungsi dan korban selamat, malah diselamatkan oleh "mama" penduduk asli Papua. Kesimpulan, Ada tangan setan yang sedang bermain juga di Papua. Kita bisa menduga, siapa yang Pali bg berkepentingan dengan emas, perak dan tembaga di sana.

Lalu siapa yang bisa melakukan satu perbuatan seberingas itu? Mungkinkah Ada pasukan Aswatama atau sejenis virus HIV yang menyamar dan menyusup ke kedua pihak yang berhadapan? Jurus kunyuk melempar buah Wiro Sableng, digabung dengan jurus membuka awan melempar badai sedang dilakukan oleh Iblis berwujud manusia.

Waspadalah, jangan mau diadu domba! Cukuplah domba Garut yang diadu domba!

02102019

No comments:

Post a Comment